Sambel Bali Bu Susan – Besar lewat Media Sosial

Outlet d'Sambal:
d'SAMBAL Airport Ngurah Rai Kedonganan:
Jl. Toya Ning Kedonganan (50 meter dari Benoa Square) (peta klik di sini)
d'SAMBAL Nusa Dua / Tanjung Benoa:
Jl. By Pass Ngurah Rai Nusa Dua (10 meter sebelah lampu merah Taman Griya) (peta klik di sini)
d'SAMBAL Kuta Legian:
Jl. Kediri, Kuta (peta klik di sini)
d'SAMBAL Uluwatu / GWK:
Jl. Raya Uluwatu (seberang SPBU UNUD Jimbaran) (peta klik di sini)

Melayani : Reservasi untuk tempat makan rombongan, tour travel, nasi kotak halal, snack box, catering silakan hub telp/ WA / SMS : 0821 441 24551

Clients d'Sambal : Kementrian Luar Negeri, Citibank group, Dinas Perhubungan Bali, PT Bali Berjaya Tours, PT Mitra Inovasi Gemilang, Manajemen Pasar Baru Bandung, BRI Jakarta, banyak sekali tour travel di Bali dan luar Bali, client lengkap cek di halaman CLIENT

P.S : juga melayani pembelian voucher wisata Bali, dgn harga spesial murah seperti : tiket rafting, cruises, tiket tari Kecak & Barong, Watersport Tanjung Benoa, Spa, hotel, kapal selam , tiket2 objek wisata Bali, cek harga promo di website Paket Liburan ke Bali


Sambel Bali Bu Susan – Besar lewat Media Sosial
Rate this post

“Puedesnya enggak kira-kira!” Begitulah janji yang dijual Yayak Eko Cahyanto (38) dan istrinya, Yeni Nursusanty (37), yang tercantum di kemasan botol Sambel Bu Susan. Pasangan suami-istri yang tidak selera makan jika tanpa sambal ini menggebrak pasar dengan ramuan sambal dari hasil modifikasi sambal matah, khas Bali.

Tulisan ‘Terenak No.2 di Indonesia’ yang tercantum  pada kemasan, justru mengundang rasa penasaran orang untuk menjajal produk rumahan milik Yayak ini. “Soalnya, No. 1 sudah diambil oleh produk kecap,” jawab Yayak, santai. Dengan mematok harga Rp25.000 per botol, sehari ia bisa menjual hingga 200 botol. Proses pembuatannya masih mengandalkan tenaga manual dan alat tradisional serupa serutan dari kayu untuk mencincang cabai. Dengan cara ini mereka baru bisa mencapai kapasitas produksi tak lebih dari 500 botol per hari.

“Sempat kami menggunakan mesin kapasitas sampai 2.000-an botol per hari, tapi hasil cincangan cabainya tidak sesuai dan rasanya seperti buatan pabrik. Kurang nendang! Dengan cara tradisional, is the best!” jelas Yayak, yang mengawali bisnis keluarga ini dengan modal hanya Rp300.000.

Keunggulan Rasa
Setidaknya ada enam varian rasa yang kini ia pasarkan, yaitu sambal bawang, sambal udang, sambal petai, sambal ikan asin, sambal teri, dan sambal terasi. Demi mendapat cita rasa yang pas, mereka terlebih dahulu melakukan uji coba yang sangat detail dan menguji kesabaran. Waktu itu, Yayak yang masih bekerja sebagai staf desain di sebuah hotel memanfaatkan waktu istirahat makan siang untuk melakukan survei sambal buatan istrinya.

“Di hotel tempat saya bekerja ada sekitar 1.000 karyawan. Saat makan siang di kantin staf itulah saya datang ke  tiap meja satu per satu untuk meminta mereka mencoba sambal buatan kami. Lalu, saya catat  tiap pendapat dan masukan dari mereka,” cerita Yayak, yang melakukan survei rasa ini selama seminggu.

Ketika kemudian mayoritas para pencicip sambalnya mulai mengakui keunggulan cita rasa sambal matah matang hasil racikannya bersama sang istri, pesanan pun berdatangan. Karena jumlah pesanan terus meningkat dan membuat mereka kewalahan, akhirnya Yayak memutuskan mengundurkan diri dari tempat kerjanya dan memilih menjadi wirausaha penuh. Kini, jabatan barunya adalah sales dan marketing di Bu Susan Indo Global, nama perusahaan sambalnya.

Kesuksesan Sambal Bu Susan yang terpilih sebagai finalis Wirausaha Mandiri 2012 ini tidak menggelinding begitu saja. Ada proses gagal yang harus mereka lalui. Mereka pernah mendapat komplain pelanggan karena sambalnya keasinan dan nyaris pahit. Rupanya, hal ini terjadi karena memakai garam merek lain.

“Di tengah proses produksi, persediaan garam kami habis. Dan, karena merek yang biasa kami pakai tidak tersedia, kami menggantinya dengan merek lain. Meski takaran yang dipakai sama,  rupanya rasanya berbeda,” ungkap Susan, sang istri.
Pernah juga mereka berganti supplier cabai, karena pedagang cabai langganannya libur di hari raya Nyepi. Ternyata, jenis cabainya berbeda, sehingga sambal menjadi pahit. Gara-gara ini, sambal tidak bisa dijual, dan mereka merugi hingga ratusan botol.

“Kesalahan ini membuat kami belajar. Setidaknya, jika ingin berganti bahan, kami harus mencoba membuatnya dulu dalam kapasitas kecil. Dan, jangan lupa untuk mencicipinya. Sebab, meskipun takaran yang dipakai sesuai resep, jika ada bahan yang diganti, rasanya bisa jauh berbeda,” ujar Susan, yang memulai bisnis ini sejak tahun 2010.

Trik Marketing
Dengan kemasan berlogo menarik dan modern, Sambal Bu Susan banyak menarik  pelanggan muda, termasuk para selebritas yang tengah berkunjung ke Bali. Tak dipungkiri era berbagi melalui media sosial menjadi salah satu kunci yang turut mendongkrak bisnis Sambal Bu Susan.

Respons pasar yang sangat baik di media sosial ini memicu otak marketing Yayak untuk menerapkan berbagai promosi menarik. Misalnya saja, dengan memanfaatkan koneksi luas yang dimiliki salah satu reseller-nya, Yayak bisa mendapatkan beberapa selebritas, konsumen Sambal Bu Susan, untuk berpose dengan produknya dan memamerkannya di Twitter, Instagram, serta  Facebook. Selebritas seperti Julia Perez, Dewi Persik, dan Tora Sudiro pun menjadi pelanggan setianya.

Selain itu, Yayak juga memanfaatkan jejaring pertemanan di hotel tempatnya dulu bekerja. Ia membekali teman-temannya yang akan pergi ke luar negeri dengan produk Sambal Bu Susan. “Saya minta mereka untuk berfoto bersama sambal Susan di spot-spot terkenal di luar negeri, lalu saya upload ke Facebook, Twitter, Path, dan Instagram,” ujar Yayak, yang juga berpromosi dengan menempelkan stiker berdesain cabai yang diberi info nomor telepon dan alamat website.

Nyatanya, strategi Yayak ini tak hanya makin memopulerkan merek Sambal Bu Susan, tapi sekaligus menjadi cara jitu untuk membuka pasar baru di mancanegara. Kini, beberapa konsumennya ada yang berasal dari Australia, Amerika, Korea, bahkan Rusia. Meski mereka belum membeli dalam kapasitas besar, atau hanya untuk kebutuhan diri sendiri,  tidak menutup kemungkinan untuk menjadi  makin besar.

Untuk pemasaran, Yayak memakai sistem jaringan yang cukup unik. Ia memakai istilah ‘mafia’ untuk dirinya, lalu ia memiliki ‘bandar’ (distributor) dan ‘pengedar’ (reseller), yang akan meneruskan sambalnya ke ‘pemakai’ (konsumen). “Memang jadi seperti narkoba, sih, enggak pernah dipromosikan karena ilegal, tapi banyak yang nyari,” ujar Yayak, yang bercita-cita memiliki 1.000 keluarga, alias karyawan, terutama kaum ibu rumah tangga produktif yang belum berpenghasilan tetap. (f)

Sumber : http://wanitawirausaha.femina.co.id/WebForm/contentDetail.aspx?MC=001&SMC=003&AR=19

"Untuk informasi dan pemesanan cepat Watersport Tanjung Benoa, Odyssey Submarine, voucher Quicksilver Cruise Bounty Bali Hai Sunset Dinner, paket tour rombongan/ grup di Bali, spa, sewa mobil dgn supir, tiket Kecak Uluwatu dan Barong, Dolphin Lovina, Rafting Ayung dan Telaga Waja dan paket wisata murah lainnya di Bali silakan hubungi :
PT EKUTA HOLIDAY BALI
WA : 081 236124 950 (24 jam)
Telp. 081 353 454212, 081 236 124950
"

DISKON MURAH SEPTEMBER -OKTOBER - NOVEMBER 2017VOUCHER PROMO LIBURAN BALI (HARGA ONLINE)
Watersport Tanjung Benoa Rp. 200.000 85.000 /orang
Ayung Rafting Rp. 450.000 275.000 /orang
Telaga Waja RaftingRp.450.000 275.000/orang
Quicksilver CruiseRp. 950.000 790.000 /orang
Bounty CruiseRp.960.000 665.000 /orang
Bali Hai CruisesRp.995.000 885.000 /orang
Sunset Dinner Cruise (romantic dinner) Rp.600.000 420.000 /orang
Seawalker Tanjung BenoaRp.650.000 380.000 /orang
Marine Walk Nusa Lembongan Rp.950.000 710.000 /orang
Sewa Mobil Bali + Driver (tanpa BBM)Rp.300.000 300.000 /10 jam
Sewa Mobil Mercy S Class, E class, BMW, Hummer, Mini Cooper, Vellfire, Toyota Alphard, camry, Hiace, Innova, Fortuner, Rental Bus untuk wedding, mobil pengantin, kunjungan pejabat, meeting, liburan mewah BaliRp.2.000.000 1.700.000 /10 jam
Scuba DivingRp.500.000 300.000 /orang
Odyssey SubmarineRp.900.000 645.000 /orang
Tour Pulau PenyuRp.650.000 350.000 /10 orang
Seafood Pantai JimbaranRp.275.000 140.000 /paket
Bali Bird ParkRp.140.000 105.000 / orang
Naik Unta (Camel Safari)Rp.400.000 300.000 /orang
Naik Gajah (Elephant Safari)Rp.700.000 560.000 / orang
Tiket tari Kecak Uluwatu (Sunset) Rp.120.000 95.000 / orang
Tiket Tari Barong BatubulanRp.120.000 65.000 / orang
Tiket Perahu Dolphin Lovina (Lumba-Lumba)Rp.250.000 100.000 / orang
WaterbomRp.550.000 450.000 / orang
Paket Spa BaliRp.400.000 250.000 / orang
Paket Tour Seafood Jimbaran KecakRp.650.000 550.000 / orang
Fast Boat ke LombokRp.520.000 440.000 / orang
Wisata Cycling (bersepeda)Rp.520.000 380.000 / orang
Foto Pakaian Adat BaliRp.500.000 300.000 / orang
d'Sambal, Rumah makan enak halal, tempat makan rombongan + katering nasi kotak, snack box telp. 0821441 24551 Rp.30.000 15.000 / orang
Nasi campur Bali SUKRENI, spesial ikan dan ayam (halal) melayani paket prasmanan, nasi campur mulai 15rb , nasi kotak, snack box, catering, lokasi jl Kediri Kuta (dekat airport) Telp/ WA : 081239982126 Rp.30.000 20.000 / orang
BOOK NOW >>>BOOK NOW >>>
error: Content is protected !!