Sejarah IMLEK

Outlet d'Sambal:
d'SAMBAL Airport Ngurah Rai Kedonganan:
Jl. Toya Ning Kedonganan (50 meter dari Benoa Square) (peta klik di sini)
d'SAMBAL Nusa Dua / Tanjung Benoa:
Jl. By Pass Ngurah Rai Nusa Dua (10 meter sebelah lampu merah Taman Griya) (peta klik di sini)
d'SAMBAL Kuta Legian:
Jl. Kediri, Kuta (peta klik di sini)
d'SAMBAL Uluwatu / GWK:
Jl. Raya Uluwatu (seberang SPBU UNUD Jimbaran) (peta klik di sini)

Melayani : Reservasi untuk tempat makan rombongan, prasmanan (buffet) parkir bus luas, nasi tumpeng, tour travel, nasi kotak halal, snack box, catering silakan hub telp/ WA / SMS : 0821 441 24551

Clients d'Sambal : Kementrian Luar Negeri, Citibank group, Dinas Perhubungan Bali, PT Bali Berjaya Tours, PT Mitra Inovasi Gemilang, Manajemen Pasar Baru Bandung, BRI Jakarta, banyak sekali tour travel di Bali dan luar Bali, client lengkap cek di halaman CLIENT

P.S : juga melayani pembelian voucher wisata Bali, dgn harga spesial murah seperti : tiket rafting, cruises, tiket tari Kecak & Barong, Watersport Tanjung Benoa, Spa, hotel, kapal selam , tiket2 objek wisata Bali, cek harga promo di website Paket Liburan ke Bali


Sejarah IMLEK
Rate this post

Tahun Baru China merupakan hari raya yang paling penting dalam masyarakat China. Perayaan Tahun Baru China juga dikenal sebagai 春節 Chūnjié (Festival Musim Semi / Spring Festival), 農曆新年 Nónglì Xīnnián (Tahun Baru), atau 過年 Guònián atau sin tjia.

Diluar daratan China, Tahun Baru China lebih dikenal sebagai Tahun Baru Imlek. Kata Imlek (阴历 : Im = Bulan, Lek = penanggalan) berasal dari dialek Hokkian atau mandarinya yin li yang berarti kalender bulan. Perayaan Tahun Baru Imlek dirayakan pada tanggal 1 hingga tanggal 15 pada bulan ke-1 penanggalan kalender China yang menggabungkan perhitungan matahari, bulan, 2 energi yin-yang, konstelasi bintang atau astrologi shio, 24 musim, dan 5 unsur. (Festival Musim Semi).

Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai di hari pertama bulan pertama (bahasa Tionghoa: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh 十五冥 元宵节 di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī yang berarti “malam pergantian tahun”

Karena 1/5 penghuni bumi ini adalah orang China, maka Tahun Baru China hampir dirayakan oleh seluruh pelosok dunia dimana terdapat orang China, keturunan China atau pecinan. Banyak bangsa yang bertetangga dengan China turut merayakan Tahun Baru China seperti Taiwan, Korea, Mongolia, Vietnam, Nepal, Mongolia, Bhutan, dan Jepang.

Khusus di daratan China, Hong Kong, Macau, Taiwan, Singapura, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan negara-negara yang memiliki penduduk beretnis China, Tahun Baru China dirayakan dan sebagian telah berakultrasi dengan budaya setempat. Dirayakan di daerah dengan populasi suku Tionghoa, Tahun Baru Imlek dianggap sebagai hari libur besar untuk orang Tionghoa dan memiliki pengaruh pada perayaan tahun baru di tetangga geografis Tiongkok, serta budaya yang dengannya orang Tionghoa berinteraksi meluas. Ini termasuk Korea, Mongolia, Nepal, Bhutan, Vietnam, dan Jepang (sebelum 1873). Di Daratan Tiongkok, Hong Kong, Macau, Taiwan, Singapura, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan negara-negara lain atau daerah dengan populasi suku Han yang signifikan, Tahun Baru Imlek juga dirayakan, dan pada berbagai derajat, telah menjadi bagian dari budaya tradisional dari negara-negara tersebut.
SEJARAH IMLEK

Sebelum Dinasti Qin, tanggal perayaan permulaan sesuatu tahun masih belum jelas. Ada kemungkinan bahwa awal tahun bermula pada bulan 1 semasa Dinasti Xia, bulan 12 semasa Dinasti Shang, dan bulan 11 semasa Dinasti Zhou di China. Bulan kabisat yang dipakai untuk memastikan kalendar Tionghoa sejalan dengan edaran mengelilingi matahari, selalu ditambah setelah bulan 12 sejak Dinasti Shang (menurut catatan tulang ramalan) dan Zhou (menurut Sima Qian). Kaisar pertama China Qin Shi Huang menukar dan menetapkan bahwa tahun tionghoa berawal di bulan 10 pada 221 SM. Pada 104 SM, Kaisar Wu yang memerintah sewaktu Dinasti Han menetapkan bulan 1 sebagai awal tahun sampai sekarang
MITOLOGI TAHUN BARU IMLEK

Berdasarkan cerita rakyat dan legenda kuno, tahun baru China dirayakan ketika orang China berhasil melawan hewan mitos yang disebut sebagai Nian yang berarti tahun dalam bahasa China. Makhluk Nian selalu muncul pada hari pertama Tahun Baru dan kedatangan Nian adalah memangsa hewan ternak, memakan hasil pertanian dan bahkan penduduk, terutama anak-anak.

Untuk selamat dari petaka Nian, masyarakat [desa] China akan menaruh sejumlah makanan di depan pintu mereka pada hari pertama tahun baru. Masyarakat percaya bahwa, jika Nian telah mengambil/memakan makanan yang telah disediakan oleh masyrakat, maka Nian tidak akan lagi menyerang orang/warga.

Suatu ketika, seorang penduduk menyaksikan [satu/seekor/semakhluk] Nian ketakutan dan lari menghindar dari seorang anak yang berkostum merah. Dari kejadian itu, maka penduduk desa akhirnya tahu kekurangan Nian yakni takut pada warna merah.

Semenjak itu, setiap menjelang dan selama Tahun Baru, penduduk akan menggantung lentera merah serta memasang tirai/gordin merah pada pintu dan jendela. Selain itu, masyarakat juga menggunakan mercun untuk menakuti Nian.Sejak itulah, Nian tidak pernah lagi muncul di desa mereka.Dan pada akhirnya, Nian berhasil ditangkap oleh Hongjun Lao Tze, seorang pendeta Tao. Nian kemudian menjadi hewan tunggangan Hongjun Lao Tze.

Adat-adat pengurisan Nian ini kemudian berkempang menjadi perayaan Tahun Baru. Guò nián (Hanzi tradisional: 過年; bahasa Tionghoa: 过年), yang berarti “menyambut tahun baru”, secara harafiah berarti “mengusir Nian”.
SEJARAH PENANGGALAN IMLEK

Huang Di

Dragon Latern
Sistem kalender China mulai dikembangkan pada millenium ketiga sebelum masehi, konon ditemukan oleh penguasa legendaris pertama, Huáng Dì, yang memerintah antara tahun 2698 SM – 2599 SM. Dan dikembangkan lagi oleh penguasa legendaris keempat, Kaisar Yáo. Siklus 60 tahun (gānzhī atau liùshí jiǎzǐ) mulai digunakan pada millennium kedua sebelum masehi. Kalender yang lebih lengkap ditetapkan pada tahun 841 SM pada zaman Dinasti Zhōu dengan menambahkan penerapan bulan ganda dan bulan pertama satu tahun dimulai dekat dengan titik balik matahari pada musim dingin.

Dinasti Qin

Kalender Sìfēn (empat triwulan), yang mulai diterapkan sekitar tahun 484 SM, adalah kalender China pertama yang memakai perhitungan lebih akurat, menggunakan penanggalan matahari 365¼ hari, dengan siklus 19 tahun (235 bulan), yang dalam ilmu pengetahuan Barat dikenal sebagai Peredaran Metonic. Titik balik matahari musim dingin adalah bulan pertamanya dan bulan gandanya disisipi mengikuti bulan ke 12. Pada tahun 256 SM, kalender ini mulai digunakan oleh negara Qín, kemudian diterapkan di seluruh negeri Cina setelah Qín mengambil alih keseluruhan negeri Cina dan menjadi Dinasti Qín. Kelender ini tetap digunakan sepanjang separuh pertama Dinasti Hàn Barat.

Dinasti Han

Kaisar Wǔ dari Dinasti Han Barat memperkenalkan reformasi kalender baru. Kalender Tàichū (Permulaan Agung) pada tahun 104 SM mempunyai tahun dengan titik balik matahari musim dingin pada bulan ke 12 dan menentukan jumlah hari untuk penanggalan bulan (satu bulan 29 atau 30 hari) dan bukan sesuai dengan prinsip terminologi matahari (yang secara keseluruhan sama dengan tanda zodiak). Sebab gerakan matahari digunakan untuk mengkalkulasi Jiéqì (ciri-ciri musim).
REALITAS MAKNA TAHUN BARU IMLEK

Terlepas apakah mitos itu benar atau tidak, yang pasti perayaan Imlek merupakan perayaan yang dilakukan oleh para petani di Cina setelah melewati musim dingin yang menusuk dan mensyukuri permulaan musim baru penuh harapan yakni musim semi yang terjadi tiap tahunnya.

Perayaan ini dimulai pada tanggal 30 bulan ke-12 dan berakhir pada tanggal 15 bulan pertama (Cap Go Meh). Acaranya meliputi sembahyang Imlek, sembahyang kepada Thian, dan perayaan Cap Go Meh. Tujuan dari persembahyangan ini adalah sebagai wujud syukur dan doa harapan agar di tahun depan mendapat rezeki lebih banyak, untuk menjamu leluhur, dan sebagai sarana silaturahmi dengan kerabat dan tetangga.

Yang pasti, hari raya Imlek merupakan momen pertemuan seluruh anggota keluarga sekali dalam setahun. Anggota keluarga akan bersilahturahmi, saling berbagi dan memberikan pengalaman selama setahun. Perayaan ini menjadi sangat berarti tatkala setiap anggota keluarga dan tetangga saling menjalin kasih, saling mengayomi, dan memulai lembaran baru (dengan pakaian baru).
TAHUN BARU IMLEK DI INDONESIA

Di Indonesia, selama tahun 1968-1999, perayaan tahun baru Imlek dilarang dirayakan di depan umum. Dengan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967, rezim Orde Baru di bawah pemerintahan Presiden Soeharto, melarang segala hal yang berbau Tionghoa, di antaranya Imlek.

Masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia kembali mendapatkan kebebasan merayakan tahun baru Imlek pada tahun 2000 ketika Presiden Abdurrahman Wahid mencabut Inpres Nomor 14/1967. Kemudian Presiden Abdurrahman Wahid menindaklanjutinya dengan mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 19/2001 tertanggal 9 April 2001 yang meresmikan Imlek sebagai hari libur fakultatif (hanya berlaku bagi mereka yang merayakannya). Baru pada tahun 2002, Imlek resmi dinyatakan sebagai salah satu hari libur nasional oleh Presiden Megawati Soekarnoputri mulai tahun 2003.

Sumber : http://mikeportal.blogspot.co.id/2013/02/makna-dan-sejarah-tahun-baru-imlek.html

"Untuk informasi dan pemesanan cepat Watersport Tanjung Benoa, Odyssey Submarine, voucher Quicksilver Cruise Bounty Bali Hai Sunset Dinner, paket tour rombongan/ grup di Bali, spa, sewa mobil dgn supir, tiket Kecak Uluwatu dan Barong, Dolphin Lovina, Rafting Ayung dan Telaga Waja dan paket wisata murah lainnya di Bali silakan hubungi :
CV EKUTA HOLIDAY BALI
WA : 081 236124 950 (24 jam)
Telp. 081 353 454212, 081 236 124950
"

DISKON MURAH JUNI - JULI _ AGUSTUS 2018 (Tahun Baru 2018)VOUCHER PROMO LIBURAN BALI (HARGA ONLINE)
Watersport Tanjung Benoa Rp. 200.000 85.000 /orang
Ayung Rafting Rp. 450.000 240.000 /orang
Telaga Waja RaftingRp.450.000 240.000/orang
Quicksilver CruiseRp. 950.000 790.000 /orang
Bounty CruiseRp.960.000 665.000 /orang
Bali Hai CruisesRp.995.000 885.000 /orang
Sunset Dinner Cruise (romantic dinner) Rp.600.000 420.000 /orang
Seawalker Tanjung BenoaRp.650.000 380.000 /orang
Marine Walk Nusa Lembongan Rp.950.000 710.000 /orang
Sewa Mobil Bali + Driver (tanpa BBM)Rp.300.000 300.000 /10 jam
Sewa Mobil Mercy S Class, E class, BMW, Hummer, Mini Cooper, Vellfire, Toyota Alphard, camry, Hiace, Innova, Fortuner, Rental Bus untuk wedding, mobil pengantin, kunjungan pejabat, meeting, liburan mewah BaliRp.2.000.000 1.700.000 /10 jam
Scuba DivingRp.500.000 290.000 /orang
Odyssey SubmarineRp.900.000 645.000 /orang
Tour Pulau PenyuRp.650.000 325.000 /10 orang
Seafood Pantai JimbaranRp.275.000 130.000 /paket
Bali Bird ParkRp.140.000 105.000 / orang
Naik Unta (Camel Safari)Rp.400.000 300.000 /orang
Naik Gajah (Elephant Safari)Rp.700.000 560.000 / orang
Tiket tari Kecak Uluwatu (Sunset) Rp.120.000 85.000 / orang
Tiket Tari Barong BatubulanRp.120.000 65.000 / orang
Tiket Perahu Dolphin Lovina (Lumba-Lumba)Rp.250.000 95.000 / orang
WaterbomRp.550.000 450.000 / orang
Paket Spa BaliRp.400.000 250.000 / orang
Paket Tour Seafood Jimbaran KecakRp.650.000 550.000 / orang
Fast Boat ke LombokRp.520.000 440.000 / orang
Wisata Cycling (bersepeda)Rp.520.000 380.000 / orang
Foto Pakaian Adat BaliRp.500.000 300.000 / orang
d'Sambal, Rumah makan enak halal, tempat makan rombongan + katering nasi kotak, snack box telp. 0821441 24551 Rp.30.000 15.000 / orang
Nasi campur Bali SUKRENI, spesial ikan dan ayam (halal) melayani paket prasmanan, nasi campur mulai 15rb , nasi kotak, snack box, catering, lokasi jl Kediri Kuta (dekat airport) Rp.30.000 20.000 / orang
BOOK NOW >>>BOOK NOW >>>
error: Content is protected !!